Webinar EDU-TALK GEO Bahas Pemetaan Daerah Rawan Banjir Berbasis SIG

Oleh: Febriyani Tue . 10 Maret 2026 . 12:30:36

Gorontalo — Program Studi Pendidikan Geografi melaksanakan kegiatan Webinar EDU-TALK GEO dengan tema “Pemetaan Daerah Rawan Banjir Berbasis SIG” pada Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa dalam bidang Sistem Informasi Geografis (SIG) dan mitigasi bencana, khususnya dalam menganalisis wilayah rawan banjir melalui pendekatan spasial.

Materi webinar membahas berbagai faktor yang memengaruhi terjadinya banjir, seperti curah hujan, kemiringan lereng, penggunaan lahan, kondisi drainase, serta karakteristik daerah aliran sungai (DAS). Peserta juga diberikan pemahaman mengenai proses pengolahan data spasial, interpretasi peta, dan penyusunan peta kerawanan banjir berbasis SIG sebagai alat bantu dalam mitigasi dan pengambilan keputusan kebencanaan.

 

Selain itu, kegiatan ini menekankan pentingnya integrasi teknologi geospasial dalam mendukung pengelolaan lingkungan dan pengurangan risiko bencana. Mahasiswa diajak memahami bahwa pemetaan berbasis SIG tidak hanya berfungsi sebagai visualisasi data, tetapi juga sebagai instrumen analisis yang dapat membantu pemerintah dan masyarakat dalam perencanaan wilayah serta upaya mitigasi bencana secara lebih efektif. Perkembangan teknologi SIG saat ini menjadikan analisis kebencanaan lebih cepat, akurat, dan berbasis data ilmiah.

Melalui Webinar EDU-TALK GEO ini, Program Studi Pendidikan Geografi berharap mahasiswa semakin memahami penerapan SIG dalam kajian kebencanaan dan memiliki kemampuan analisis spasial yang lebih baik. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen program studi dalam mendukung pembelajaran geografi yang aplikatif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta tantangan lingkungan di masa kini.

Agenda